Baru liat 2 film ini di STAR MOVIES, karena sepertinya 2 film ini agak jarang di review makanya saya iseng2 nulis opini review saya sambil menunggu rasa kantuk datang malam ini :)


"Precious"

My name is Clareece "Precious" Jones. I wish I had a light-skinned boyfriend with real nice hair. And I wanna be on the cover of a magazine. But first I wanna be in one of them BET videos. Momma said I can't dance. Plus, she said who wants to see my big ass dancing, anyhow?

Diangkat dari novel Geoffrey S. Fletcher tahun 1996 berjudul Push by Sapphire. Disutradarai Lee Daniels yang pernah sukses dengan film Monster's Ball (2001) yang dibintangi Halle Berry. Kisahnya tentang seorang gadis bernama Claireece 'Precious' Jones (Gabourey Sidibe) yang hidupnya sangat kelam karena tekanan dari keluarganya sendiri. Dua kali Precious harus mengandung anak dari ayah kandungnya sendiri sementara ibunya pun tak kalah kejamnya. Precious yang sebenarnya cerdas dalam hitungan ini pun menjadikan sekolah sebagai pelariannya. Karena hamil dia pun dipindahkan ke sekolah khusus dimana dia diajarkan dengan metode pendekatan yang lebih terfokus. Di bawah bimbingan Ms Rain (Paula Patton), Precious kemudian menemukan kehidupan yang lebih layak. Tapi semuanya hanya berlangsung sementara karena dia divonis mengidap penyakit mematikan.


Kekuatan film ini ada di para castnya yang tampil begitu memukau, termasuk kemunculan Mariah Carey dengan peran minornya. Lee Daniels pun hadir dengan kejeniusannya membuat pola visual & editing film yang sedikit absurd. Film yang cukup bagus & saya sangat suka dengan Paula Patton. Cantik :)


Rate :3,5 / 5



"Tenderness"


Disutradarai John Polson, film yang dibintangi Russell Crowe ini seperti jauh dari hingar bingar promosi. Dengan tampilan kumisnya, Russell Crowe berperan sebagai Lt. Cristofuoro yang sedang menyelidiki kasus seorang pemuda bernama Eric Komenko (Jon Foster), seorang remaja yang membunuh orang tuanya dan akan dibebaskan pada hari ulang tahunnya yang ke-18. Di sisi lain ada gadis bernama Lori (Sophie Traub) yang ternyata terobsesi dengan Eric. Hal ini membuat gerak gerik Lt. Cristofuoro menyelidiki kasus Eric menjadi terhambat.


Dari judulnya, dikisahan Eric Komenko disini adalah seorang psikopat yang punya penyakit Tenderness, dimana dia terobsesi dengan sebuah kelembutan. Filmnya berjalan dengan alur lambat, pendalaman karakternya pun terasa kurang greget. Meski begitu film ini cukup memberi kesan kelam yang cukup dalam.

Rate : 2,5 / 5

Share
0 Responses

Posting Komentar