Yes, Matthew Vaughn kembali dengan film superheronya setelah tahun lalu gemilang membuat superhero konyol nan keren, "Kick Ass". Seperti tak ada habis2nya para sineas mengangkat kisah para mutant kreasi Marvel Comics ini menjadi sebuah film. Setelah trilogynya berakhir, kemudian X-Men tampil dengan cara spin-off lewat sosok Wolvrine. Dan kini hadir prequelnya yang mengedepankan kisah muda Profesor X & Magneto.


Diproduseri oleh Bryan Singer, ga heran kalo film ini kemudian menampilkan sedikit cuplikan film X-Men pertama yang disutradarainya. Yakni kisah awal Erik Lensherr semasa kecilnya yang kelam di Polandia. Kisahnya bermula saat Charles Xavier (James McAvoy) & adik angkatnya Raven Darkholme (Jennifer Lawrence) yang adalah mutant dimintai tolong oleh agen CIA bernama Moira MacTaggert (Rose Byrne) untuk membantunya dalam kasus perang Amerika & Rusia yang melibatkan mutant bernama Sebastian Shaw.

Di tempat lain ada Erik Lensherr (Michael Fassbender) yang menaruh dendam kepada Sebastian Shaw atas masa kelamnya sewaktu kecil dulu. Dia kemudian bertemu dengan Xavier saat terjadi bentrok dengan Sebastian Shaw. Setelah kejadian itu mereka berdua pun menjadi sahabat. Seiring perjalanan setelah bertemu dengan ilmuwan muda yang juga seorang mutant bernama Henry "Hank" McCoy (Nicholas Hoult) mereka sepakat untk mencari mutant2 lain yang tersebar di seluruh dunia untuk memfasilitasi mereka dalam mengoptimalkan 'perbedaan' yang mereka miliki.

Bergabunglah Angel, Darwin, Sean Cassidy, & Alex Summer. Dalam suatu serangan  mutant lain yang dipimpin Sebastian Shaw ke markas CIA membuat Darwin tewas terbunuh & Angel membelot ke pihak musuh. Karena kejadian itu kemudian Xavier & Erik melatih anak2 muda ini agar siap dalam pertempuran berikutnya.

Mampukah pasukan X-Men kelas pertama ini mengahadapi Sebastian Shaw yang ingin mengadu domba manusia dengan menciptakan perang dunia ke 3 antara Amerika & Rusia agar mutant menguasai dunia?


Sebuah film superhero kelas atas berkat tangan dingin Mathew Vaughn. Detail demi detail film disampaikan dengan terperinci, padat, & jelas jadi nilai tambah tersendiri buat film ini. Kegemilangan James McAvoy sebagai Charles Xavier juga memberikan kualitas untuk film superhero ini. Adegan paling lucu adalah ketika Xavier & Erik mendatangi Wolvrine untuk memintanya bergabung tetapi disambut dengan umpatan :)

Erik Lehnsherr: Excuse me, I'm Erik Lehnsherr.
Professor Charles Xavier: Charles Xavier.
Logan: Go fuck yourself.

Well buat yang pengen tahu awal dari segala awal terbentuknya X-Men, film ini adalah jawabannya. Semua awal dari X-Men digambarkan di di sini... bahkan kostum kuning pasukan X-Men seperti dalam komiknya, bukan hitam versi filmnya terdahulu.Unik !!!



Rate:

Share
0 Responses

Posting Komentar